#menujuzerowastekeluargarugrats

0

Di timeline lagi marak sekali zero waste. Dulu, saya pikir hal-hal semacam ini hanya hype saja. Latah sosial. Tapi lama-lama perkara sampah ini memang mengerikan 😦

Dulu masih suka pakai sedotan plastik (sekarang tidak banyak–meski suka kecolongan–karena memang sedang jarang jajan), belanja pakai plastik (sekarang masih berusaha ‘ingat’ untuk membawa dan memakai tas belanja kemana-mana! Mengubah habit, eh), makan suka tak habis–entah masih ada sisa cabai-lah, irisan bawang-lah, bla-bla-bla. Setelah baca-baca, ehm dampaknya buruk.

Kamu kemana saja, S? 😥

source : Pinterest

Jadi ikut merasa bersalah. Padahal da aku mah apa atuh, juga cuma numpang hidup di bumi, kan.

__

Kemarin malam pas masak-masak, Bapak Rugrats kaget karena sampah rumah tangga kok jadi banyak (iya, selama ini tinggal sendiri di Kalimantan mah, paling sebanyak apa sampahnya, kan? Sekarang sudah genap berempat. Haha)

“Kalau bisa kita zero waste yok.” katanya begitu. TUMBEN. Mungkin dia bosan buang sampah banyak-banyak terus. Tapi syukurlah, senang karena dari kemarin baru wacana maju mundur, belum komitmen 100% . Setidaknya kali ini lebih serius menyikapi sampah. Hm.

Tugas saya lah berikutnya, karena sebagian besar sampah rumah tangga kan asalnya dari dapur. Mulai diniatin lagi food prep yang zaman di Bekasi rajin pisan. Mulai berpikir juga buat lebih memanfaatkan bahan-bahan yang kelar diolah lalu tidak habis termakan (yang mana, SERING!)

__

Kemarin ceritanya habis main ke kota. Pulang dari sana masih membawa sekotak ayam KF* yang belum tersentuh. Semalam sudah niat bakal dibuat ayam sisit bali. Etapi, santan lupa beli 😦

Akhirnya banting setir dong, pagi-pagi olah ayam sisa itu; ayam disuwir lalu di cacah. Kepala buntu lagi, buka Google lagi. Ealah dapat insight beberapa menu yang di mix ngaco : dadar ayam, tumis bayam ayam siram saus tiram (hey, it’s rhyme!).

Best part nya, Cupis doyan! Padahal anaknya susah makan ayam. Malas mengunyah! Bayamnya juga laris. Terharu lah Ibuk.

Jam setengah sebelas Bapaknya telepon, masak apa. Duh, buru-buru ke dapur olah cacahan ayam tadi. Dibuat apaaa? Tumis ayam sambal bawang saus tiram! Ahhahaha. Ngaco bener, deh. Tapi para jagoan pada lahap makannya. Baru sampai makan siang nasi satu magic com tandas. Yeah!

Ini hal sangat sederhana, ternyata. Secukupnya dan olah ulang. Semoga bisa istiqomah #menujuzerowastekeluargarugrats

source : Pinterest

Kalau kamu, apa upaya zero waste terbaik mu?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: