Woles : slowing down isn’t a crime

0

People come and go, but you~ oh just be you.

Seiring usia, lama-lama saya memiliki preferensi yang jauh berbeda dari saat masih muda ((muda)).

Minat berubah, energi menempati porsi prioritas yang berbeda, kegelisahan masa muda pun digantikan hal-hal lain.

Saya pernah bertanya pada Ibu, sebuah pertanyaan random sebenarnya,

“Buk, kenapa rambutnya nggak mau dicat? Ubannya kelihatan.” begitu pertanyaan ngawur saya. Mungkin karena melihat banyak rekan Ibu yang melakukan hal yang sama.

“Ah buat apa. Udah tua ya tua aja. Dinikmati.”

Hehe.

Suatu waktu saya mendadak cemas dengan segala lemak tubuh yang bergelambir macam lintah. Hahaha. Well, saya pun tak menyangka saya seterbuka itu di tulisan ini lho 😂

Mendadak panik, karena semua orang tampaknya lebih baik memperhatikan diri mereka. Jawaban Bapak Rugrats membuat saya terhenyak.

“Buat apa sih? Aku malah kangen kamu dulu yang nggak dandan. Lagipula, aku tetap sayang kok.”

Saya terbahak-bahak mendengarnya. Karena kalimat itu bukan gombalan. Dia tak pandai merangkai kata puitis macam caption saya di akun Instagram 🤣

Ya sudahlah.

Dalam hati saya bersyukur. Bersyukur karena di dalam hari-hari saya yang kerap merasa ciut pada akhirnya saya bisa menyelipkan sedikit syukur.

“Kamu nggak kangen kerja, po?”

“Kamu nggak pengen usahamu lebih maju kah?”

“Kamu harusnya tinggal di Jogja aja biar enak.”

Hai hai.
Terimakasih atas semua ‘seharusnya’ itu. Kalian baik, sungguh.

Namun pada akhirnya takaran pas dan tidaknya sebuah kebahagiaan memang unik. Tergantung bagaimana menyikapinya.

Dan ya, mungkin kisahnya akan berbeda.

Semisal saya yang kangen bekerja kemudian memutuskan untuk mengambil pekerjaan baru, kehidupan saya akan kembali ke ritme 8 to 5 lagi. Saya mungkin senang karena bisa ‘berkembang’ dan memiliki me time, namun saya akan lebih jarang berdialog dengan para Rugrats. Kadang, saya agak sukar mengalihkan fokus kalau sudah bekerja. Ehm.

Iya, saya juga ingin usaha saya lebih maju. Dan saya pernah meluangkan sedemikian banyak upaya untuk itu. Imbasnya, tekanan itu sungguh menyiksa. Agak menyebalkan ternyata, hobi yang awalnya sekedar hobi yang bersifat katarsis ternyata malah menjadi stressor baru. Jadi saya memilih menepi. Meski masih belajar, saya sedang berusaha agar tidak dikendalikan deadline lagi 😂

Bismillah saja deh, kalau beberapa rejeki berjodoh tentu tak akan kemana.

Pindah ke Yogyakarta. Oh itu impian seumur hidup sepertinya. Hahaha. Tinggal di kota kelahiran dimana rentang waktunya tidak terpengaruh hiruk pikuk. Dengan setiap elemen pendukung yang memungkinkan saya ‘melesat’ ((melesat)) hehe. Tapi kalau saja saya tidak merantau, seperti sekarang, bisa jadi saya tak memiliki komponen rindu dalam karya-karya yang saya buat. Bisa jadi saya tak tergerak menulis atau menggambar elemen yang menenangkan syaraf rindu pada kampung halaman.

Jadi, nikmat mana yang saya dustakan?

Beberapa kali saya berpikir saya salah mengambil langkah. Beberapa kali orang-orang bilang saya salah langkah.

Rasanya ingin menyerah, kan?

Namun ketika beberapa hal bisa dinikmati, ternyata ada saja jalannya. Sang pemilik nyawa memang luar biasa.

Pemandangan ini sudah dua kali saya lihat di kota ini, dari halaman belakang rumah kami. Tempat kemunculannya sama, jumlahnya sama-sama dua. Lihat samar-samar pelangi di sebelah kiri? Pelangi ini muncul tepat setelah saya merasa kesal dengan AC yang bermasalah (gerah pisaaan dengan para Rugrats yang rusuh~). Mungkin saya diingatkan, selalu ada pelangi setelah hujan.

So there’s a will, there’s a way.

Tugas saya hanya harus percaya kalau saya mampu. Selama tujuannya baik, pintu-pintu berkah pasti siap diketuk, kan?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: